Jakarta – Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2026 telah sukses dilaksanakan pada tanggal 16–18 Maret 2026 bertempat di Hotel Golden Boutique, Jakarta Pusat. Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Silaturahmi dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju.”
Konkernas II PGRI 2026 menjadi forum strategis dalam merumuskan langkah-langkah organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan kesejahteraan guru.
Berdasarkan hasil konferensi, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi kesepakatan bersama, di antaranya:
1. Penguatan Organisasi
PGRI menegaskan komitmen untuk memperkokoh soliditas organisasi dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Penguatan struktur dan kultur organisasi menjadi prioritas guna meningkatkan efektivitas perjuangan hak-hak guru serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
2. Perlindungan Profesi Guru
Konkernas merekomendasikan pengusulan Undang-Undang Perlindungan Profesi Guru sebagai bentuk perlindungan terhadap berbagai persoalan hukum yang dihadapi tenaga pendidik. Selain itu, juga didorong pembentukan Badan Guru Nasional (BGN) sebagai lembaga yang memperkuat posisi dan perlindungan profesi guru.
3. Keberlanjutan Organisasi
Dalam rangka menjaga keberlangsungan organisasi, dibahas penguatan sistem pembiayaan melalui iuran anggota. Langkah ini diharapkan mampu mendukung operasional PGRI agar tetap berjalan optimal dan mandiri.
4. Sikap terhadap Isu Pendidikan
PGRI menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan pernyataan resmi terhadap berbagai isu pendidikan. Organisasi juga akan aktif memberikan masukan kepada para pemangku kebijakan berdasarkan kajian terhadap isu-isu strategis dan krusial di bidang pendidikan.
5. Adaptasi Digitalisasi
Menghadapi era transformasi digital, PGRI menyatakan kesiapan dalam mendukung modernisasi sistem pendidikan. Salah satu fokus utama adalah penguatan Biro Keanggotaan dan Digitalisasi Organisasi, termasuk peluncuran program sejuta guru ahli coding dan mahir kecerdasan buatan (AI).
6. Membangun Jejaring
PGRI akan terus memperkuat jejaring kerja sama dengan pemerintah serta berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri. Meski demikian, PGRI tetap menegaskan jati dirinya sebagai organisasi yang independen, unitaristik, dan nonpartisan.
Sebagai penutup, Konkernas II PGRI 2026 juga menetapkan bahwa pelaksanaan Konkernas III PGRI akan diselenggarakan di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
Dengan berakhirnya Konkernas II ini, diharapkan seluruh hasil dan rekomendasi yang telah disepakati dapat segera diimplementasikan secara nyata demi peningkatan mutu guru dan kemajuan pendidikan Indonesia.